Evaluasi Diri, Cari penyebab

Assalamuallaikum

 

Hari ini saya ada masukan dari seorang yang curhat. Beliau bertanya pada saya

“Mengapa saya belum menikah? Bagaimana kok saya belum menikah, umur sudah segini?”

Dengan lugas saya jwab. Evaluasi dirimu, cari letak kesalahan, letak dosa yang menghalangimu. Jangan suudzon sama Allah, karena letak kesalahan ya ada pada manusianya itu sendiri, betul apa benar, hehe.

 

Beberapa yang menyebabkan belum nenemukan jodoh, ini menurut saya, versi saya 😊

1. Ngeribawi. Sudah jelas, bahwa kartu kredit itu riba, bank, KPR, lising dan yang mengandung bunga atau tuntutan itu riba, kerja di tempat riba, dan seseorang yang riba jelas akan dijauhkan dari jodoh.

2. Banyak maksiat, maksiat di sini bukan hanya karena berhububgan badan, zina mata, maksiat, zina pendengaran, zina perbuatanpun, maksiat, dan yang lainnya.

3. Memutuskan tali silaturahmi, mungkin kita tak pernah sadar, akan kesibukkan kita kerja kerja dan kerja, kita jauh dari teman lama, teman bermain dulu saat susah, atau melupakan secara sengaja.

 

Cobalah koreksi diri dulu. Cari letak kesalahan, dan bertaubatlah. Lebih mendekat pada Sang Pemilik Hati, minta jodoh pada-Nya, perbanyak teman yang baik. Dan jangan rewel kalau sudah dikasih jodoh, maunya yang begini begitu tapi dapat tidak sesuai, ingatlah! Allah mengetahui apa yang tidak kalian ketahui. Mungkin bahi-Nya yang kau inginkan belum tentu kau butuhkan, tapi yang kau butuhkan tidak kau inginkan.

Cobalah perbanyak amalan, sering ke majelis taklim, siapa tahu jodoh kalian sedang di sana kan tak ada yang tahu 😊.

 

Percayalah dan optimis, keep husnudzon saja sama Allah 😊

 

Iklan

AWAS WASPADA RIBA, CEK PEKERJAANMU DAN DIRIMU

Riba itu menambahkan beban kepada pihak yang berhutang (BUNGA, FASILITAS, DENDA, SITA)

Riba menambahkan takaran saat melakukan tukar-menukar 6 komoditi Riba (emas, perak, gandum, barley, kurma dan garam) dengan jenis yang sama, atau tukar-menukar emas dengan perak dan makanan dengan cara tidak tunai (tidak cash, beda waktu dan tempat serah terima)

Jika salah satu kondisik dibaeah ini Anda atau Keluarga Anda mengalaminya :

-selalu merasa rejeki yang didapatkan tidak cukup/ selalu kurang, padahal jumlah rejeki yang kita terima lebih banyak dari rata-rata orang pada umumnya.

-Dalam bisnis usaha dilakukan selalu mentok atau banyak masalah terjadi, bhkan sering menimbulkan masalah baru, hutang baru dan bhkan berujung kebangkrutan.

HUTANG BARU SEMAKIN BERTAMBAH DAN TOTAL HUTANG SEMAKIN MENUMPUK !

-keluarga kurang harmonis, hubungan suami istri kurang mesra,  degan anak-anak rerasa jrak, kadang anak jadi susah diatir. Bahkan sering rerjadi suami isteri bertengkar, saling membentak, seperti terus-menerus dalam kondisi tertekan.

-Masalah dalam hidup tidak kunjung dmendapat jlan keluar, dalam jangka waktu yang cukup lama

JAUH JODOH, JAUH REJEKI, BELUM DIKARUNIAI KETURUNAN, PENYAKIT DLL

 

PRODUK BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN MENGANDUNG RIBA :

1. Leasing atau Kredit kendaraan dan barang dengan tambahan bunga

2. KPR dengan tambahan bunga

3. Semua jenis kartu kredit

4. Kredit Multiguna, Kredit Serba Usaha, Kredit Tanpa Agunan(KTA)

5.Asuransi

6.Hutanf Koperasi/Perorangan dengan tambahan Bundan dan Denda

7.Hutang Gadai Motor/Mobil (tanpa bunga tapi jaminan dipakai)

8Ada banyak…

Produk Bank yang tidak mengandung Riba :

1. BIAYA TRANSFER ANTAR BANK DAN BIAYA TRANSFER ATM BEDA BANK

2. BIAYA ADMIN BULANAN TABUNGAN

3. FEE PAYROLL/GAJI LEWAT TRANSFER BANK

5. SEWA DEPOSITO BOX

6. FEE E-COMMERCE PEMBELIAN PULSA/TIKET PESAWAT/ TAGIHAN LISTRIK ATAU TOKEN/ TELKOM/ PDAM/ PAJAK ONLINE.

7. SIMPANAN DANA TITIPAN DENGAN AKAD TANPA BAGI HASIL/BUNGA

catatan : Akadnya disini adalah penjualan manfaat arau jasa (ijarah,/ganti/upah) bank mendapatkan fee dari layanan konsumen.

“HIDUP SEDERHANA TANPA HUTANG LEBIH MENDAMAIKAN DARIPADA KELIHATAN KAYA TAPI BANYAK HUTANG”

Tidaklah tumbuh daging dari makanan hram, kecualu NERAKA lebih utama untuknya (Hr. Tirmidzi)

AWAS KAMUFLASE ISTILAH RIBA BERBALUT BAJU SYARIAH

AYO BELI PROPERTY YANG ISLAMI , PLUS DENGAN TRANSAKSI YANG SYAR’I

akan datang suatu zaman kepada ummat ini, tarkala orang-orang menghalalkan RIBA dengan dalih perdagangan. (HR. Ibnu Bathh)

 

BAHAYANYA LAGI itu tidak diterimanya sedekah dan Infak dari Hasil Perniagaan yang mengandung harta haram.

 

PELAKU RIBA DITANTANG PERANG MELAWAN ALLAH DAN RASULNYA

Maka Jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa transaksi riba( maka ketahuilah ALLAH DAN RASULNYA AKAN MEMERANGIMU !

(QS. AL-Baqarah : 279)

 

BERTAUBATLAH, LEPASKAN SELURUH AKAD DAN PEKERJAAN RIBA! 100% ALLAH AKAN MEMBERIKAN SOLUSI DAN REJEKI YANG CUKP !

sumber : http://www.MasyarakarTanpaRiba.com

 

Raksaksa

Lalu kenapa bila aku menyukai raksaksa ?
Kata mereka “Begitu bentuknya”
Tapi kataku “raksaksa itu istimewa”
Hanya
Cuma
Bukan itu
Tapi aku suka
Kata mereka “Kau kecil, sedangkan dia”
Kataku ” ya aku kecil tapi tetap rasaku besar pada raksaksa”
Kata mereka “Memang ada yang mau?”
Kataku ” Itu urusan Allah dan aku. Tinggal ku minta hatinya saja pada Sang Pemilik Hati”
Sebagian memandang
Yang keren dan berbadan sixpack itu menawan
Tapi kataku yang berlemak dan raksaksa itu lebih istimewa dari sekedar menawan, tiada lawan.
Singkatnya walau aku hanya jadi pengagum raksaksa akupun tak apa-apa.
Curahanku pada angin yang sombong.
📝masya and the be**r

Si peri tersandung rayuan belati

Untukmu hati yang pernah cidera
Setidaknya dulu kau diberi cendera mata
Untuknya sakit dalam lilitan asmara

Mungkin cukup waktu itu hanya cinta buta
Yang katanya cinta mati tapi hanya rayuan belati
Sungguh laki-laki
Ketulusan mungkin tabu bagimu

Tapi

Bagi wanita adalah cara kita menyampaikan cinta
Luka yang diberi menjadi dokumentasi
Hilang tuan hati berperi
Namun
Cinta melukai hati sejak dini

Sudahlah nanti akan ada datang yang menghampiri
Ia pasti laki-laki sejati
Bukan hanya pengobral janji
Tanpa diskon ia beri
Caranya gratis membeli hati
Namun
Luka cukup tebal menyelimuti
Kisah ini dari si peri
Jakarta, 2 November 2017

Aku tak seseksai dan semenarik pacarmu pantas saja kau milih ber-seling-k-uh dulu

Apalah dayaku aku bukan wanita yang suka mengibas-ngibaskan rambut lagi dan kau lebih suka wanita yang seperti itu, apalagi kalau seksai kau lebih suka, aku lebih suka terlihat ke arab-araban tapi di depan yang halal kelal ke barat-baratan 🙊🙈😊

Dan untukku, aku tak butuh WAH tapi aku lebih butuh SA H😊

Untukmu yang dulu semoga Allah memberimu hidayah, kelak kau tahu wanita yang seharusnya dipinang seperti apa bukan seseksi apa.

Untukmu aku pernah mengatakan jangan mencari yang melalaikan dunia tapi yang memgingatkan akherat.

Wanita dinikahi karena 4 perkara, kau tahu itu kan ? Dan perkara yang paling bernilai karena agamanya

Sudah seharusnya aku tak perlu menjabarkan